Kenakalan dikalangan Remaja
oleh
Febri Veni*
Kenakalan
remaja meliputi semua perilaku yang menyimpang dari norma-norma hukum pidana
yang dilakukan oleh remaja. Perilaku tersebut akan merugikan dirinya sendiri
dan orang-orang di sekitar kita.
Kenakalan remaja di era modern ini sudah melebihi ambang batas yang kewajaran.
Banyak anak dibawah umur yang sudah mengenal Rokok, Narkoba, Freesex, dan
terlibat banyak tindakan kriminal lainnya. Fakta ini sudah tidak dapat
dipungkuri lagi, kita dapat melihat brutalnya remaja jaman sekarang melalui
media elektronik atau kita melihatnya langsung di lingkungan sekitar kita.
Penyebab kenakalan dikalangan remaja itu, bisa
disebabkan oleh faktor diri sendiri maupun faktor dari luar. Faktor dari diri
sendiri Misalnya Kontrol diri yang lemah, Remaja yang tidak bisa
mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak
dapat diterima akan terseret pada perilaku ‘nakal’. Begitupun bagi mereka yang
telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut, namun tidak bisa mengembangkan
kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan
pengetahuannya. Sedangkan faktor dari
luar
Keluarga dan Perceraian orangtua, tidak adanya
komunikasi antar anggota keluarga, atau perselisihan antar anggota keluarga
bisa memicu perilaku negatif pada remaja. Pendidikan yang salah di keluarga
pun, seperti terlalu memanjakan anak, tidak memberikan pendidikan agama, atau
penolakan terhadap eksistensi anak, bisa menjadi penyebab terjadinya kenakalan
remaja, teman sebaya yang kurang baik,
dan Komunitas atau lingkungan tempat tinggal yang kurang baik.
Dampak
kenakalan remaja menurut pendapat saya, tergolong menjadi tiga yaitu Kenakalan
dalam keluarga remaja yang labil umumnya rawan sekali melakukan hal-hal yang
negatif, di sinilah peran orang tua harus mengontrol dan mengawasi putra-putri
mereka dengan melarang hal-hal tertentu. Namun, bagi sebagian anak remaja,
larangan-larangan tersebut malah dianggap hal yang buruk dan mengekang mereka.
Akibatnya, mereka akan memberontak dengan banyak cara. Tidak menghormati,
berbicara kasar pada orang tua, atau mengabaikan perkataan orang tua adalah
contoh kenakalan remaja dalam keluarga. Kenakalan dalam pergaulan dampak
kenakalan remaja yang paling nampak adalah dalam pergaulan Sampai saat ini, masih banyak para remaja yang terjebak dalam
pergaulan yang tidak baik. Mulai dari pemakaian obat-obatan terlarang sampai
seks bebas. Menyeret remaja pada sebuah pergaulan buruk memang relatif mudah dimana
remaja sangat mudah dipengaruhi oleh hal-hal negatif yang menawarkan kenyamanan
semu. Akibat pergaulan bebas inilah remaja, bahkan keluarganya, harus
menanggung beban yang cukup berat. Kenakalan dalam pendidikan yaitu, kenakalan dalam bidang memang sudah umum terjadi, namun
tidak semua remaja yang nakal dalam hal pendidikan akan menjadi sosok yang
berkepribadian buruk, karena mereka masih cukup mudah untuk diarahkan pada hal
yang benar. Kenakalan dalam hal pendidikan misalnya, membolos sekolah, tidak
mau mendengarkan guru, tidur dalam kelas, dan lain-lain.
Jadi dari penjelasan dapat disimpulkan, cara untuk mengatasi kenakalan
remaja yaitu, Kegagalan mencapai identitas peran dan lemahnya kontrol diri bisa
dicegah atau diatasi dengan prinsip keteladanan. Remaja harus bisa mendapatkan
sebanyak mungkin figur orang-orang dewasa yang telah melampaui masa remajanya
dengan baik juga. mereka yang berhasil memperbaiki diri setelah sebelumnya
gagal pada tahap ini. Adanya motivasi dari keluarga, guru, teman sebaya untuk
melakukan point pertama, Kemauan orangtua untuk membenahi kondisi keluarga
sehingga tercipta keluarga yang harmonis, komunikatif, dan nyaman bagi remaja,
remaja pandai memilih teman dan lingkungan yang baik serta orangtua memberi
arahan dengan siapa dan di komunitas mana remaja harus bergaul, remaja
membentuk ketahanan diri agar tidak mudah terpengaruh jika ternyata teman
sebaya atau komunitas yang ada tidak sesuai dengan harapan.
*Penulis
adalah siswi kelas XII IPS 2 SMA Plus Negeri 2
Banyuasin III.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar